PANGKALPINANG – Pucuk pimpinan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi berganti. Tongkat estafet Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas diserahterimakan dari Fadjri Djagahitam kepada Eko Sentosa melalui acara pisah sambut yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Ruang Rapat Data Center Diskominfo Babel, Senin (18/5/2026).

Mengawali langkahnya sebagai nakhoda baru, Eko Sentosa langsung menanamkan semangat kebersamaan dan gaya kepemimpinan yang humanis namun tetap taktis. Di hadapan puluhan pegawai, ia menegaskan bahwa soliditas dan sinergi adalah kunci utama dalam mengeksekusi berbagai program kerja.

Lebih dari itu, Eko menekankan komitmen penuh Diskominfo Babel untuk tegak lurus mendukung dan menyukseskan seluruh program strategis serta visi Gubernur Babel, Hidayat Arsani, khususnya dalam akselerasi digitalisasi dan pelayanan informasi publik.

"Saya hadir di sini karena rekan-rekan sekalian. Oleh sebab itu, mari kita bersinergi, tetap solid dengan satu tujuan dan satu komando untuk mengawal visi pimpinan daerah kita. Saya siap mengawal kawan-kawan sekalian untuk membawa Diskominfo menjadi lebih baik," ujar Eko dalam arahannya.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga manajemen stres yang baik, agar ritme pekerjaan di kantor tidak merusak suasana harmonis di rumah.

Setelah penyampaian visi pimpinan baru, acara dilanjutkan dengan konsolidasi internal yang melibatkan Sekretariat dan tiga pilar bidang utama di Diskominfo Babel. Ketiga pilar tersebut mencakup Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), serta Bidang e-Government dan Statistik.

Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Adhari, memaparkan sejumlah agenda mendesak yang membutuhkan atensi pimpinan, salah satunya adalah percepatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Langkah ini sangat krusial agar layanan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di lingkungan Pemerintah Provinsi dapat kembali berjalan mulus. Di sisi lain, Kepala Bidang e-Government dan Statistik, Erisco, melaporkan bahwa infrastruktur dan layanan teknologi informasi pemerintahan saat ini berjalan autopilot dan siap mendukung penuh arah kebijakan pimpinan yang baru.

Sementara itu, Kepala Bidang IKP, Ahmad, menyatakan komitmen penuh jajarannya dalam mengeksekusi program kehumasan dan diseminasi informasi.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad juga meneruskan amanat penting dari Plt Kadis sebelumnya, Fadjri Djagahitam.

Diskominfo Babel dititipkan pesan khusus untuk mengawal ketat penyelesaian dua hajatan besar daerah, yakni seleksi anggota Komisi Informasi (KI) serta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), agar berjalan transparan dan terhindar dari polemik di tengah masyarakat.

Dari aspek tata usaha dan manajemen sumber daya manusia, perwakilan Sekretariat melalui Subbagian Umum dan Kepegawaian, Sulastri melaporkan postur kekuatan pegawai Diskominfo Babel saat ini.

Instansi tersebut digawangi oleh 55 Aparatur Sipil Negara (ASN), 7 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, serta 23 PPPK paruh waktu.

Ke depan, Eko Sentosa akan langsung memimpin instansinya untuk menuntaskan sejumlah tenggat waktu penting, seperti penyelesaian administrasi pasca-pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta persiapan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang dijadwalkan bergulir pada 25 Mei mendatang.

Rangkaian kegiatan pisah sambut ini kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama seluruh aparatur Diskominfo Babel.