PANGKALPINANG — Menjaga kebersihan bukan sekadar dilakukan untuk menghadapi penilaian tertentu, melainkan telah menjadi kebiasaan yang terus dibangun oleh seluruh pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Pernyataan tersebut, disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa, disela-sela kegiatan aksi Jumat Bersih di lingkungan Kantor Diskominfo Babel, sesaat sebelum dikunjungi Tim Penilaian Kebersihan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, Jumat (26/6/2026) pagi.

Menurut Eko, kebersihan lingkungan kerja menjadi salah satu kunci dalam membangun kedisiplinan dan profesionalisme pegawai.

Lingkungan kantor yang bersih dan nyaman, lanjut Eko, mampu meningkatkan semangat kerja serta produktivitas pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Eko menambahkan, kebersihan bukan sesuatu yang dilakukan secara mendadak. Jauh sebelum adanya gerakan ini, kata Eko, seluruh jajaran pegawai Diskominfo Babel sudah konsisten menjaga lingkungan kantor.

Momentum ini, lanjut dia, menjadi penguat agar standar kebersihan yang sudah berjalan dapat terus ditingkatkan.

“Kebersihan merupakan keharusan dan kebutuhan. Gerakan kebersihan tidak hanya dilakukan karena momen tertentu atau saat ada penilaian, tapi sudah dilakukan jauh sebelumnya. Ini jadi momen penting bagi kami untuk semakin meningkatkan kualitas kebersihan, yang selama ini telah terawat dan terjaga," ujar Eko.

Lebih lanjut, Eko mengatakan, menjaga kebersihan lingkungan kantor, merupakan salah satu langkah nyata Diskominfo Babel dalam mendukung Gerakan Jumat Bersih dan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI), yang selaras dengan visi daerah “Babel Berdaya 2029” dalam mewujudkan provinsi yang berdaya saing, berbudaya, mandiri dan sejahtera.

"Terima kasih kepada seluruh pegawai di Dinas Kominfo yang selalu menjaga kebersihan. Dengan adanya momentum penilaian ini tentunya akan semakin meningkatkan kualitas kebersihan yang selama ini sudah berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, disela melakukan bersih-bersih lingkungan kantor dinas, Plt. Kepala Dinaskominfo disambangi Tim Penilai Kebersihan Kantor, Pemprov Babel. Kedatangan mereka dalam rangka melakukan penilaian kebersihan kantor tahun 2026.

Tim Penilai Kebersihan Kantor yang juga mejabat Ketua Tim Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Babel, Marison Lubis, menjelaskan, kegiatan penilaian kebersihan kantor tahun 2026 ini merupakan bagian dari Gerakan Peduli Lingkungan Indonesia ASRI.

Melalui kegiatan ini, kata Marison, pihaknya mendorong seluruh perangkat daerah, agar bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang baik dan sehat.

“Tim penilai mendorong para pegawai di Perangkat Daerah untuk menggerakkan lingkungan kita supaya semakin baik kedepannya. Tentunya ada teknis dan kriteria yang menjadi penilaian dengan memperhatikan aturan yang berlaku,” jelas Marison.

Marison menjelaskan, penilaian kebersihan akan dilakukan secara rutin. Untuk tahap awal, lanjut dia, jadwal penilaian disampaikan terlebih dahulu, sementara penilaian berikutnya akan dilakukan secara lebih fleksibel untuk melihat perkembangan masing-masing perangkat daerah.

“Untuk yang pertama memang diberikan informasi tanggalnya, sedangkan penilaian berikutnya akan lebih dirahasiakan. Nanti kami akan berkunjung ke masing-masing OPD untuk melihat progresnya,” terangnya.

Adapun aspek yang menjadi penilaian, kata Marison, mencakup berbagai bidang, mulai dari pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, kebersihan lingkungan, kesehatan, inovasi bidang lingkungan, hingga penggunaan dan penghematan energi di perkantoran.

“Penilaiannya cukup luas, sehingga kami juga melibatkan perangkat daerah lain seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP dan instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” pungkasnya.